Mirip Beruang, Ternyata Manusia Pernah Melakukan Hibernasi

Konten [Tampil]

 


Melalui fosil tulang manusia yang baru-baru ini ditemukan di sebuah gua di Spanyol bernama Sima de los Huesos, milik situs arkeologi Atapuerca, para peneliti telah menunjukkan bahwa hewan-hewan itu serupa , Nenek moyang kita mungkin telah berhibernasi untuk menahan dingin yang berat ratusan ribu tahun yang lalu.

Melalui fosil tulang manusia yang baru-baru ini ditemukan di sebuah gua di Spanyol bernama Sima de los Huesos, milik situs arkeologi Atapuerca, para peneliti telah menunjukkan bahwa hewan-hewan itu serupa , Nenek moyang kita mungkin telah berhibernasi untuk menahan dingin yang berat ratusan ribu tahun yang lalu.

Para ilmuwan percaya bahwa sampel fosil tulang yang ditemukan ini menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang mirip dengan hewan yang dihibernasi di lingkungan gua yang tidak memadai. Oleh karena itu, teorinya adalah bahwa nenek moyang manusia mengatasi musim dingin yang keras dengan hibernasi untuk memperlambat metabolisme.

Situs fosil juga merupakan salah satu situs arkeologi terpenting yang telah memberikan banyak informasi tentang evolusi manusia dan sekarang menjadi penemuan baru yang menakjubkan. Selama tiga dekade terakhir, sisa-sisa fosil puluhan orang purba telah diekstraksi dari sedimen di dasar lubang sedalam 15m di Atapuerca.

Gua ini seperti kuburan massal, di mana para arkeolog telah menemukan ribuan gigi dan tulang yang sepertinya sengaja dicurahkan ke sana. Fosil ini diperkirakan berumur lebih dari 400.000 tahun yang lalu dan mungkin milik Neanderthal atau nenek moyang mereka.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal L'Anthropologie bahwa fosil yang ditemukan di sana menunjukkan bahwa perkembangan tulang terputus selama beberapa bulan setiap tahun. Selain itu, jejak lesi pada fosil tulang manusia telah ditemukan mirip dengan yang ditemukan pada tulang mamalia yang berhibernasi, seperti beruang gua.

Oleh karena itu, para ilmuwan berhipotesis bahwa ada kemungkinan orang purba berhibernasi untuk sementara waktu dalam kondisi cuaca dingin dan sumber makanan yang terbatas. Para peneliti juga mengakui bahwa teori ini terdengar seperti film fiksi ilmiah, tetapi mereka juga menunjukkan bahwa banyak mamalia lain termasuk primata seperti lemur dan monyet GolaGos. juga lakukan ini.

Namun, seorang peneliti di Natural History Museum di London, Chris Stringer menunjukkan bahwa mamalia besar seperti beruang sebenarnya tidak berhibernasi, karena ukuran tubuh yang besar tidak akan mampu meredam panas. cukup rendah untuk memasuki mode hibernasi. Sebaliknya, mereka tidur nyenyak yang disebut Torpor.

Kemudian laju metabolisme tubuh akan menurun hingga 95% untuk menghemat energi dan panas. Pola tidur ini akan membantu hewan bertahan dalam cuaca dingin. Selain hewan besar, pola tidur kelambanan diamati pada burung kecil lainnya.


Belum ada Komentar untuk "Mirip Beruang, Ternyata Manusia Pernah Melakukan Hibernasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel