Apa Itu Ransomware? Bagaimana Cara Mencegahnya Masuk Dalam Komputer!

Konten [Tampil]

Solusi Mengatasi Komputer yang Terkena Virus Ransomware

Beberapa hari belakangan ini dunia perkomputeran dihebohkan dengan banyaknya pengguna windows yang terkena ransomware. Mereka memposting di beberapa grup, khususnya grup Teknik Komputer Indonesia.

Mereka mengeluhkan tentang banyaknya file pada komputer nya yang di enkripsi oleh virus dan meminta tebusan. Awalnya mereka hanya menjelajah internet seperti biasa, ada juga yang terkena ransomware usai mengunduh file di situs web yang dipasang iklan.

Apa Itu Ransomware?

Ranswomware adalah sejenis program jahat yang disisipkan oleh orang lain ke sebuah komputer target, virus ini tidak bersifat membahayakan namun ia bisa meng-enkripsi semua file yang berada pada komputer yang terjangkiti.

Tujuan utama pelaku pembuatan virus adalah untuk menyandera target, ia akan meminta tebusan agar file tersebut bisa diselamatkan.

Tapi hal yang sebenarnya yang terjadi justru sebaliknya, kalaupun anda membayar juga tidak akan menjamin file anda bisa diselamatkan. Justru akan menambah semangat para pembuat virus ini, sebagian virus bersifat mengancam.

Dia akan menyebarkan identitas pribadi para korbannya apabila tidak membayar dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

Sampai saat ini belum ada descryptor yang bisa mendeskripsikan kembali file-file yang sudah di enkripsi oleh virus, oleh karen itu mencegah jauh lebih dibanding memperbaiki komputer yang terkena virus.

Lantas dari mana datangnya virus padahal anda sudah menggunakan antivirus atau jarang sekali mengunduh file sembarangan di internet.

Berdasarkan informasi yang saya ketahui virus biasanya disebarkan bersaman program aplikasi bajakan yang diinternet, wajib mencurigai bila anda mengunduh sebuah games yang ukuranya tidak wajar. Selain menyebar melalui software bajakan virus juga menyebar melalui sebuah ads / iklan.

Situs berbagi file secara gratis diinternet, biasanya menggunakan beragam iklan jenis iklan mengganggu. Terkadang iklan popup dan redirect otomatis, bisa saja ketika anda mengklik tombol unduh malahan bukan file yang unduh tapi merupakan iklan.

Iklan dalam bentuk redirect, contohnya ketika saya sedang browsing diinternet tanpa mengunduh file apapun tapi aneh nya browser chrome yang saya gunakan tiba-tiba mengunduh file secara otomatis.

Tentu saja ini adalah iklan redirect otomatis yang mengarahkan kita ke sebuah file yang berisi virus, apalagi pada browser chrome terdapat bugs yaitu bisa mengunduh file secara otomatis tanpa meminta persejujuan dari pengguna.


Cara Mencegah Komputer Terkena Ransomware

Internet merupakan dunia yang tidak aman, banyak sekali jenis kejahatan di dalamnya oleh karena itu penting bagi kita agar selalu mempunyai sitem proteksi. Saya selalu menggunakan ekstensi pada browser chrome, beberapa ekstensi memang memberatkan komputer namun tidak secara signifikan. Dibawah ini ada beberapa ekstensi yang wajib kamu pasang pada peramban chrome atau mozila favoritmu.
  • Domain Blocker
    Ekstensi ini tersedia di chrome web store, kegunaanya adalah memblokir domain tertentu. Kamu bisa menggunakan tool ini untuk memblokir domain situs web yang menggangu bisa domaim ads, bisa juga memblokir akses oleh situs web yang memasang video autoplay. Cukup menambahkan nama domain ke dalam daftar blokir, ekstensi ini akan secara otomatis memutuskan sambungan anda ke situs pihak ketika yang ada dalam daftar blokir. Saya sudah mempunyai database iklan yang bisa anda unduh di bit.ly/3qKNDIX
  • Ublock
    Satu ekstensi yang bisa mencegah situs lain melakukan redirect otomatis atau bahkan membuak banyak tab baru. Iklan tersebut biasa kita sebut sebagai popup namun secara langsung mengarahkan pengguna ke situs web lain. Sangat berbahaya bafi komputer, kita tidak tahu apakah situs web tujuan tersebut mengandung virus.
  • Ad Blocker
    Sebagai pelengkap, tidak semua situs web mengizinkan kita menggunakan alat pemblokiran iklan. Beberapa diantaranya akan menutupi konten dan agar bisa melihat konten, kita diwajibkan mematikan pemblokiran iklan. Ekstensi ini sebenarnya sama, dia akan memutus samgungan ke domain penyedia iklan. Sehingga iklan tidak akan tampil pada situs web.

Pencegahan diatas hanya khusus untuk melindungi komputer dari berbagai situs web nakal yang memasang iklan redirect dan popup. Anda sebagai pengguna juga wajib selalu waspada ketika ingin mengunduh file di internet, bisa jadi file yang anda download merupakan virus berbahaya.

Kebanyakan orang tidak menyadari, sebab sebagian software bajakan mengharuskan pengguna mematikan semua proteksi virus pada komputer saat ingin menginstallnya. Apabila anda tidak yakin tidak perlu di unduh, pastikan situs web tempat dimana anda mengunduh file terpercaya dan aman.

Situs yang aman ditandai dengan banyaknya review positif, ada ulasan dan feedback dari komentator serta direkomendasikan oleh banyak orang.


Pasang Software AntiVirus (cukup 1)

Software antivirus memang sedikit memberatkan kinerja komputer, tapi sebanding dengan keuntungan yang anda dapatkan. Tidak semua software antivirus gratis, anda bisa mendapatkanya di toko aplikasi (Windows Store).

Mengunduh pada situs lain bisa jadi lebih berbahaya dan beresiko, dalam hal anti virus saya lebih merekomendasikan Advast Anti virus. Untuk menikmati versi pro nya anda bisa mencari kode aktivasi yang sudah tersebar luas di internet.

Ada banyak kode aktivasi advast yang ada di internet, anda bisa menggunakan kode aktivasi milik perusahaan. Biasanya milik perusahaan mempunyai akses fitur yang lengkap dibandingkan milik personal.

Jangan pernah mematikan advast antivirus saat komputer anda tetap terhubung ke internet, software ini terus memantau semua lalu lintas internet dan daftar file yang ada pada hardisk anda secara berkala.

Anda juga tidak disarankan memasang lebih dari satu software anti virus, pada dasarnya software jenis ini sama.

Mereka bekerja dengan menganalisa kinerja dan gerak gerik aplikasi pada pc, selain itu virus juga bekerja mencocokan data dengan database daftar hitam yang sudah terkumpul pada server. 

Menggunakan terlalu banyak program anti virus bisa membuat komputer kamu kehabisan RAM, dan penggunaan cpu yang lebih tinggi karena program anti virus bekerja di latar belakang.


Buat data Cadangan menggunakan HDD Eksternal

Kita tidak selalu mengetahui akan datangnya virus terbaru yang mungkin bisa lulus dari kedua proteksi diatas, entah karena kelalaian kita atau karena muncul varian baru yang tidak dikenali. 

Mencadangkan data secara rutin minimal seminggu sekali sangat penting, anda juga bisa mencadangkan OS windows secara langsung ke penyimpanan eksternal.

Virus ransomware memang kegunaanya adalah untuk menyandera data target dengan cara meng enkripsi nya. Teknik enkripsi yang digunakan pun sangat beragam, mereka kunci khusus agar tidak mudah ditebak oleh software lain nya.

Memilih menggunakan data cadangan adalah opsi terakhir untuk mengamankan data yang sudah kita kumpulkan dengan bersusah payah. Kalau music, video bisa di unduh diinternet tapi bagaimana dengan data skripsi atau catatan-catatan harian yang kita buat dengan susah payah? Tentunya tidak mudah. Proses mencadangkan data tidak harus selalu menggunakan HDD eksternal, tapi bisa juga menyimpanya ke penyimpanan awan ada Google Drive, Mega.nz, Atau microsoft Azure.


Terimakasih sudah membaca artikel seputar Cara melindungi komputer dari serangan ransomware yang setiap hari selalu ada varian baru, artikel ini dikirim oleh Catatan Kak Ryan sebuah blog jurnal yang membahas info mengenai teknologi dan cerita pendek.

Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Ransomware? Bagaimana Cara Mencegahnya Masuk Dalam Komputer!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel