Begini Cara Kerja Mesin Google, Canggih dan Modern

Konten [Tampil]

Begini Cara Kerja Mesin Google, Canggih dan Modern


Google adalah mesin pencari tercanggih yang pernah ada, aku pertama kali menggunakannya ketika umur 12 tahun. Ketika itu teknologi smartphone belum banyak digunakan, aku mengakses layanan Google melalui ponsel jadul jenis Forland F318 dengan sejumlah fitur WAP & jaringan GPRS. Sejak kala itu, Google menjadi seperti guru yang selalu sanggup menjawab semua pertanyaan sehari-hari yang membuat ku penasaran.


Semakin hari teknologi terus berkembang dengan cepat, aku dan Google semakin bersahabat. Hingga aku penasaran bagaimana situs web itu dibuat dan bagaimana cara kerja dari mesin pencari Google. Selama beberapa tahun aku belajar mengenai website, aku mulai tertarik dengan dunia perkodingan, bahkan aku pernah terlibat dalam pembuatan website ujian sekolah.

Google terlihat begitu kompleks, ia bisa menyediakan beragam informasi kepada semua orang dalam hitungan mili detik. Lantas bagaimana cara kerjanya Google sehingga bisa secepat itu? Ini adalah pembahasan secara mendalam menurut apa yang aku ketahui, semoga bisa menjadi inspirasi buat anda yang menyukai dunia pemrograman.

Secara umum banyak orang mengetahui kalau cara kerja Google itu simple, yaitu crawling, indexing, dan menampilkan hasil. Namun dibalik itu semua terdapat sebuah misteri yang membuat Google menjadi jauh lebih pintar dibanding mesin pencarian lainya. Selengkapnya silakan simak bagaimana cara kerja google berdasarkan pemahaman saya dibawah ini :


1. Proses Crawling & Pengumpulan Data

Proses crawling adalah kegiatan pengumpulan data dari berbagai situs web yang tersebar diinternet. Setiap situs web di internet saling terhubung satu sama yang lainya dengan menggunakan HyperLink. Google menggunakan Robot spider (Perayap Otomatis) untuk mengunjungi situs web di internet secara berkala, Robot crawler mengumpulkan banyak data dari setiap website yang di aksesnya. 

Data yang dikumpulkan berupa Judul, Deskripsi, Isi Konten, Gambar, URL file-file lain, dan juga semua link (URL ) situs web yang ada pada semua halaman web. Data ini kemudian disimpan dalam sebuah database Google yang super besar. Sementara itu bot Crawling akan bekerja secara otomatis mengunjungi situs web dengan mengikuti jejak Hyperlink yang tertanam pada sebuah Halaman.

Semua basis data yang didapatkan disimpan dan di index oleh Google ke dalam database yang besar atau disebut juga dengan datacenter. Proses selanjutnya adalah pengelolaan data secara cerdas oleh Google.


2. Mengumpulkan Data Aktifitas Pengguna

Selain data tersebut, Google juga membutuhkan data aktifitas pengguna agar bisa mengelolah hasil data yang didapat secara cerdas. Ia bisa membaca History jelajah seseorang, Mengetahui secara pasti lokasi seseorang, Melihat minat seseorang, masih banyak lagi deh pokonya. Itulah kenapa Google bisa menjadi pintar dengan menganalisis setiap data yang mereka kumpulkan.

Semua data tersebut ditata secara rapih dalam sebuah database, banyak orang yang kebingungan kenapa Google bisa mengetahui semua data tentang kita. Data tersebut di enkripsi dan disimpan, Google juga tidak menimbun data dalam datacenternya. Itu karena Google memusnahkan setiap data yang sudah usang agar tidak bisa disalah gunakan. Jadi kamu jangan khawatir terhadap keamanan data kamu yang diketahui Google ya.


3. Proses pengelolahan data

Selanjutnya data yang dikumpulkan oleh Google bisa ditampilkan ke pengguna berdasarkan kata kunci yang mereka masukan pada mesin pencari. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, terkadang Google mempersonalisasi konten dengan mencocokan data ke aktifitas dan minat pembaca.

Itulah kenapa kamu bisa menyebut Google sebagai mesin pintar yang bisa mengetahui segalanya. Data yang dipersonalisasi ini ditampilkan atas data analisis yaitu berdasarkan history jelajah kamu, berdasarkan minat kamu, sehingga hasil yang ditampilkan adalah situs web yang benar-benar kamu butuhkan.

Tak hanya itu Google juga bekerja menargetkan iklan yang tepat terhadap apa yang kamu sukai. Misalnya kamu mencari sebuah produk speaker JBL di lazada, maka Google kemungkinan akan menampilkan iklan berdasarkan minat kamu terhadap produk tersebut. Iklan dipersonalisasi dari history jelajah, kata kunci pencarian terakhir, dan minat seseorang terhadap sebuah topik.


4. Memfilter Spam dan Duplikat

Google sangat membenci konten duplikat atau plagiat, setiap artikel yang di crawl akan difilter sebelum diindex. Proses pemfilteran menggunakan teknik mencocokan sebuah konten dengan konten lainya yang sudah ada. Konten duplikat artinya memiliki kesamaan 70-100% dan akan dianggap sebagai spam, hasil pemfilteran biasa konten tersebut hilang dari penelusuran. 

Tak hanya itu Google juga memanfaatkan masukan pengguna untuk meninjau konten yang dianggap melanggar peraturan Google. Misalnya konten melanggar hak cipta, Konten yang membahayakan, bahkan pihak provider diindonesia sekalipun memaksa Google untuk mengaktifkan fitur "Safe Search" yang dimana bisa membatasi hasil penelusuran berupa konten dewasa atau sadis.


5. Mengurutkan Ranking Situs Web

Bagaikan sebuah robot, Google memahami semuanya berdasarkan data yang ia dapatkan. Google tahu mana konten yang lebih bermanfaat dan mana yang tidak, hal ini diperoleh dari waktu rata-rata baca, jumlah kunjungan, dan data lainya yang tidak saya ketahui. 

Kita ambil contoh ada sebuah situs web yang menyediakan topik bahasan yang sama. Google akan menampilkan konten tersebut kepada sebagian orang yang mencari nya. Dan selama proses berlangsung Google mencatat berapa lama waktu baca orang terhadap konten tersebut, konten bagus pasti rata-rata waktu durasi baca nya lebih lama dibanding konten yang tidak bermanfaat.

Selain itu Google juga menilai aktifitas pengunjung berdasarkan situs web yang ada dalam database. Hal ini bisa menyimpulkan keefektifan data terhadap target pembaca, contohnya lagi nih.
Ada tiga situs web dengan artikel bahasan yang sama ditampilkan oleh Google saat orang mencari dengan sebuah keyword.

Amazon.com

Alibaba.com

Lazada.com

Dari ketiga situs web tersebut, ternyata pengunjung lebih banyak mengklik tautan dan membaca artikel milik Alibaba.com. Nah dari sinilah google bisa menentukan kalau artikel Alibaba lebih bagus dibandingkan situs web lainya. Mulai saat itulah artikel Alibaba direkomendasikan oleh Google ke banyak orang pembaca, biasanya sih tampil pada posisi ter-atas Google (Page One).


6. SEO Search Engine Optimization

Kamu pasti sudah kenal dengan SEO kan, dengan ini kamu membuat sebuah artikel secara riset. Tapi banyak orang yang salah paham bagaimana cara menerapkan SEO yang benar, jika kamu ingin belajar lebih banyak tentang SEO bisa berkunjung ke blognya PanduanIM. Saya merekomendasikan situs web ini sebab, ia membahas tentang SEO secara mendalam dan detail.

Sepengetahuanku dengan SEO yaitu dimana kita berusaha membuat artikel agar bisa ditemukan oleh pembaca dengan mudah (Risset Keyword), mencari artikel yang banyak peminat dan low kompetitor, membangun reputasi baik (backlink) agar situs web lebih mudah dicerna oleh bot Spider Google.

Dengan SEO kamu juga bisa membuat sejenis algoritma khusus yang bikin Google merekomendasikan konten kamu. Contohnya dengan membuat artikel unik yang disukai pembaca. Tentunya ini bisa mentrigger algoritma google yang bekerja berdasarkan analisis data seperti yang saya jelaskan diatas.

Salah satu alasan tepat kenapa situs web media berita selalu berada ditas penelusuran? Jawabnya karena mereka bisa memanipulasi waktu baca jadi lebih lama dengan membuat spilt page (Membagi-bagi artikel ke beberapa halaman). Selain itu situs web berita juga menggunakan kalimat yang umum, bahkan perkataan seseorang juga diliput.

Situs web berita tidak perlu lagi melakukan membangun reputasi baik (Backlink), karena ia sebagai sumber informasi. Maka tak heran banyak situs web lainya banyak menyertakan link ke situs berita sebagai sumber referensi. Membuat artikel bermanfaat kaya akan informasi jauh lebih baik dibanding artikel opini. Wikipedia salah satu pusat data yang berisi banyak artikel kaya akan informasi, jadi jangan salah kalau mereka bisa ada diatas Google.


Cara kerja mesin pencari Google jauh lebih kompleks dengan mengumpulkan data, analisis, dan menampilkan hasil. Itulah kenapa kamu bisa menyebut Google sebagai mesin pencari cerdas yang bisa mengetahui apa saja aktifitasmu dan apa saja yang kamu sukai.

Teknologi Google setiap hari nya selalu diperbaruhi, data yang dikumpulkan juga semakin banyak. Peristiwa menumpuknya data ini disebut juga denga istilah Big Data. Dalam beberapa tahun ke depan kita akan dihadapkan dengan istilah Big Data, banyak orang bilang kalau big data itu berbahaya.

Belajar dari kasus beberapa tahun lalu dimana data Facebook bocor ke tangan pihak ketika Cambridge analitika yang bekerja dalam analisis data. Data tersebut di salah gunakan untuk membantu kampanye pemenangan Trump, dengan data mereka bisa mengubah persepsi publik terhadap suatu tokoh.

Sekarang kamu sudah paham kan, bagaimana cara kerja Google. Sistem kerja yang kompleks membuat Google dijuluki sebagai mesin pencari pintar dan canggih yang bisa mengetahui semua privasi seseorang. Browser chrome dan android adalah salah satu penyumbang terbesar pengguna google saat ini. Bahkan Google pernah tersandung kasus Monopoli Bisnis beberapa tahun lalu hingga ia harus membayar denda.

Belum ada Komentar untuk "Begini Cara Kerja Mesin Google, Canggih dan Modern"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel