Isu Kudeta Myanmar Semakin Santer, Presiden Terpilih Aung San Suu Kyi Dikabarkan Ditahan Oleh Pihak Militer Setempat

Konten [Tampil]

Isu Kudeta Myanmar Semakin Santer, Presiden Terpilih Aung San Suu Kyi Dikabarkan Ditahan Oleh Pihak Militer Setempat

Droidide.com - Kabar terbaru dari Myanmar kembali mencuat, Negara jiran yang juga merupakan anggota ASEAN tersebut kini tengah mengalami isu kudeta militer.

Hal ini bermula ketika pihak oposisi dan militer menolak hasil pemilu November tahun lalu yang dimenangkan oleh Aung San Suu, militer myanmar mengaku tidak terima terhadap keputusan pemilihan tersebut karena dianggap ada kecurangan di baliknya.

Dalam aksi kudeta militer sang pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi dikabarkan sudah ditangkap oleh para militer Myanmar. 

Tidak hanya itu beberapa pemimpin dari penguasa juga ikut ditahan oleh Militer Myanmar. Tak lama kemudian, Angkatan bersenjara Myanmar menyatakan keadaan dan kuasaan telah diserahkan kepada penglima tertinggi militer yaitu Min Aung Hlaing. Keadaan situasi darurat akan berlangsung hingga setahun kedepan.

Situasi tersebut mengundang reaksi dari ( PBB ) Lembaga perserikatan Bangsa-Bangsa atau disebut juga United Nations UN.

Melansir dari halaman kontan.co.id, Sekretaris jendral PBB Antonio Guteres mengencam penangkapan pemimpin Myanmar yang terpilih tersebut. 

Sebelumnya Aung San Suu Kyi sudah ditangkap dalam rangkaian kudeta militer yang berlangsung hari Senin 1 Februari 2021 dinihari, tepatnya pada hari ini.

Stephane Dujarric atau juru bicara Gutteres mengungkapkan "Ini merupakan pukulan serius bagi reformasi demokrasi di Myanmar" dalam pernyatan resmi nya seperti yang dirangkum oleh kontan.co.id yang juga mengutip dari laman Kyodo News.

PBB menilai kemenangan Suu Kyi dalam pemilu tersebut menunjukan bahwa rakyat Myanmar memang sudah menginginkan reformasi demokrasi.

"Hasil pemilihan umum tersebut mencerminkan keinginan yang jelas dari rakyat Myanmar untuk melanjutkan reformasi demokrasi yang dimenangkan dengan susah payah," ungkap PBB seperti yang dikutip dari laman Tribunnews.com.

Guterres juga mendesak pimpinan militer Myanmar untuk menghormati kemauan rakyat yang tercermin dari hasil pemilu. Ia meminta militer agar tetap berpegang pada norma demokrasi serta mengutamakan dialog untuk menyelesaikan perbedaan pendapat.

Juru bicara NLD Myo Nyunt mengarakan Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan para pemimpin NLD lainnya sudah ditangkap pada malam hari tadi.

Dalam pemilihan pada november lalu, NLD memenangkan banyak kursi untuk membentuk pemerintahan. Tapi, militer mengatakan pemungutan suara itu curang. NLD memenangkan hingga 83% kursi dalam pemilihan tersebut. 

Pada pemilihan di November tahun lalu, NLD memenangkan cukup kursi untuk membentuk pemerintahan. Tetapi, militer mengatakan, pemungutan suara itu curang. 

Militer membantah hasil tersebut dan mengajukan pengaduan ke Mahkamah Agung terhadap Presiden Myanmar dan ketua komisi pemilihan. Tapi komisi pemilihan telah menolak tuduhan tersebut.

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.com dengan judul :
MYANMAR Dihantam Kudeta Militer, Pemimpin Terpilih Aung San Suu Kyi Ditahan, Keadaan Darurat Setahun

Belum ada Komentar untuk "Isu Kudeta Myanmar Semakin Santer, Presiden Terpilih Aung San Suu Kyi Dikabarkan Ditahan Oleh Pihak Militer Setempat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel