©
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Cara Memperbaiki Flashdisk Rusak Tidak Bisa di Format (Work)

Begini 4 Cara Memperbaiki Flashdisk Rusak Tidak Bisa di Format

Salah satu alat penyimpanan yang bertujuan untuk menyimpan data dan bersifat portable dan dapat didapat dibawa kemana-mana. Namun, bagaimana jika flashdisk tersebut rusak dan bagaimana cara memperbaiki flashdisk rusak tidak bisa diformat?

Selain beberapa keunggulan yang telah disebutkan diatas, flashdisk juga seringkali mengalami kerusakan. Banyak sekali flashdisk yang corrupt, error, dan kerusakan yang lainnya.

4 Penyebab Flashdisk Rusak

Flashdisk merupakan barang kecil yang berisi berbagai data yang sering kali kita butuhkan. Meskipun memiliki ukuran yang kecil, namun benda ini memiliki peran yang penting. namun, apabila flashdisk tersebut mengalami kerusakan pasti membuat jengkel.

1. Terlalu dekat dengan magnet

Pada dasarnya semua benda elektronik tidak boleh terlalu sering berada di dekat magnet, salah satunya adalah flashdisk. Jadi, Anda harus hati-hati dalam meletakkan flashdisk. Terlalu sering terpapar magnet dapat merusak data yang terdapat dalam rangkaian flashdisk.

2. Virus

Penyebab flashdisk yang sering rusak adalah seringnya flashdisk Anda berpindah-pindah dari satu laptop ke laptop yang lainnya. hal ini dapat menyebabkan flashdisk Anda kemasukan virus. Oleh sebab itu Anda harus menscan virus yang ada di flashdisk secara rutin.

Namun, jangan asal menggunakan anti-virus. Pastikan terlebih dahulu Anda menggunakan anti-virus dengan kualitas yang bagus dan usahakan juga menggunakan anti-virus yang original.

3. Tutuplah ujung flashdisk

Sebelum membahas perihal cara memperbaiki flashdisk rusak tidak bisa diformat alangkah baiknya kenali terlebih dahulu penyebabnya. Kehilangan tut flashdisk merupakan hal yang paling banyak disepelekan. Atau bahkan sengaja membeli flashdisk yang dijual tanpa adanya penutup.

Anda harus berhati-hati. ujung songket yang terbuka dapat mengakibatkan lapisan tembaga cepat rusak atau bahkan kemasukan debu. Jika sudah demikian flashdisk akan bekerja dengan tidak sesuai yang diinginkan.

4. Lupa meng-eject

Lupa meng-eject flashdisk merupakan hal yang paling sering dilupakan atau bahkan dilakukan dengan sengaja. Mengapa flashdisk harus tetap di eject? Sederhananya adalah agar Anda dapat peringatan dari sistem komputer apakah flashdisk Anda masih mengelola data atau tidak.

Apabila Anda asal cabut bisa saja data yang Anda transfer belum terkirim dengan sempurna. Hal tersebut dapat menyebabkan munculnya file-file yang corrupt atau rusak.

Ciri-ciri Flashdisk Rusak Karena Virus

Biasanya flashdisk yang terkena virus tersebut berasal dari perangkat laptop atau komputer yang sebelumnya telah terdapat virus di dalamnya. Berikut adalah ciri-ciri flashdisk yang rusak karena virus yang harus Anda ketahui.

1. Data Anda berubah menjadi shortcut yang palsu

Virus shortcut ini umumnya akan membuat shortcut yang palsu pada laptop atau komputer Anda. layar tetap akan menampilkan file Anda, hanya saja berubah menjadi bentuk shortcut. Hal tersebut mengakibatkan file tersebut tidak dapat dibuka.

2. Muncul file dengan ekstensi

Selain itu virus tersebut juga dapat mengakibatkan file autorun.inf yang tersebar pada laptop atau komputer Anda. file tersebut pada umumnya terdapat pada folder dan drive  pada laptop atau kompute.

Tidak hanya itu saja, virus tersebut nantinya juga akan menempatkan file dengan nama thumb.db. Yang mana file thumbs.db ini dengan sudah terdapat pada perangkat yang Anda miliki. Tidak hanya itu saja juga akan membuat file dengan ekstensi .lnk yang berada pada folder drive perangkat Anda.

3. Adanya file induk  

Virus ini umumnya akan membuat file induk yang diberi nama dengan database.mdb yang nantinya akan bersemayam pada folder My Document.

4 Cara Memperbaiki Flashdisk Tidak Bisa di Format

Terdapat beberapa cara memperbaiki flashdisk tidak bisa di format. Tujuanya adalah agar Anda dapat memperbaiki kerusakan pada flashdisk Anda.

1. Dengan menggunakan write protected

Ketika flashdisk Anda dalam keadaan mencolok pada komputer atau laptop, kemudian muncul pesan error yang bertuliskan “The disk is write-protected” yang kemudian Anda tidak dapat membuka data-data yang terdapat di dalamnya, maka Anda harus memformat flashdisk tersebut.

Namun, jika ketika di format pun tidak dapat bekerja Anda dapat mengikuti beberapa langkah dibawah ini untuk membuat flashdisk Anda kembali seperti semula.

·       Langkah yang pertama adalah dengan mencolokkan flashdisk Anda pada port USB laptop atau komputer Anda.

·       Kemudian klik “Start” lalu pilih “Run” yang kemudian diikuti dengan menekan tombol enter. Jika sudah nantinya akan muncul kotak dialog yang bertuliskan “Registry Editor”.

·       Langkah yang selanjutnya adalah dengan menekan “Ctrl+F” kemudian ketik “Write Protected” yang kemudian diikuti dengan “Find Next”. Apabila Anda sudah menemukan “Write Protected” kemudian klik kanan dan pilih “Delete” lalu klik “Yes”.

·       Jangan lupa untuk menutup program tersebut dengan “Registry Editor” selalu Eject dan Flashdisk Restart laptop atau komputer Anda.

2. Format dengan HDDGURU low level format

Cara memperbaiki flashdisk tidak bisa di format yang kedua adalah dengan memformat dengan menggunakan HDDGURU low level format yang merupakan aplikasi yang dapat membantu Anda dalam memformat segala jenis flashdisk yang error atau mengalami kerusakan.

Meski yang sebenarnya aplikasi ini merupakan aplikasi yang berbayar, namun Anda dapat mencari aplikasi ini yang versi gratis dari Google. Anda dapat mengikuti langkah-langkahnya berikut ini.

·       Langkah pertama adalah dengan menginstall program tersebut pada laptop atau komputer Anda. kemudian buka aplikasi tersebut dan pilih flashdisk yang sudah Anda colokkan. Lalu klik “continue” untuk melanjutkan.

·       Kemudian klik pada bagian tab “low-level-format” dan kemudian akan langsung klik “format this device”. Tunggulah hingga proses format flashdisk selesai.

3. Memformat dengan HP USB Disk storage format

Anda dapat melakukan formatting pada flashdisk Anda dengan menggunakan hp USB disk storage format yang mana merupakan aplikasi windows gratis yang bermanfaat untuk memformat flashdisk yang tidak dapat di format.

Untuk mendapatkan aplikasi tersebut, Anda dapat mencari di Google. Berikut adalah langkah-langkah untuk memasang  HP USB disk storage format.

·       Langkah pertama adalah dengan mencolokkan flashdisk Anda ke laptop atau komputer Anda. lalu bukalah aplikasi HP USB Disk Storage Format Tool yang sudah Anda unduh sebelumnya.

·       Kemudian pilih FAT32, lalu beri centang “Quick Format”, kemudian klik “Start”. Tunggulah hingga proses format selesai.

4. Memformat dengan computer management

Cara memperbaiki flashdisk rusak tidak bisa diformat yang selanjutnya adalah dengan melakukan format menggunakan computer management. Fitur computer management ini terdapat pada komputer windows.

Selain itu cara ini juga sangat mudah untuk dilakukan sehingga tidak membutuhkan keahlian khusus untuk melakukannya. Untuk lebih jelasnya berikut adalah langkah-langkah format dengan computer management.

·       Cara yang pertama adalah dengan mencolokkan flashdisk pada USB port komputer atau laptop Anda

·       Kemudian klik “Start” lalu pilih “Run” kemudian ketikkan “Compmgmt.msc” kemudian tekan tombol enter

·       Langkah yang selanjutnya adalah dengan menekan klik “Programs compmgmt lalu pilih Storage lalu pilih “Disk Management”. Tunggulah hingga flashdisk terdeteksi lalu klik kanan pada flashdisk yang terdeteksi tersebut. lalu pilih “Format” kemudian klik “Yes”.

Cara memperbaiki flashdisk rusak tidak bisa di format di atas dapat Anda praktekkan untuk mengatasi permasalahan pada flashdisk Anda.Setelah berhasil memulihkan jangan lupa untuk merawat flashdisk Anda dengan baik. 

 

Posting Komentar untuk "4 Cara Memperbaiki Flashdisk Rusak Tidak Bisa di Format (Work)"